Buka Kedai Bakso & Praktik Mandiri, Syaiful Jadi Perawat Teladan 2018 Di SULSEL

Buka Kedai Bakso & Praktik Mandiri, Syaiful Jadi Perawat Teladan 2018 Di SULSEL

Infokom DPP PPNI - Wirausaha bagi perawat muda sudah bermunculan di tanah air Indonesia. Setidaknya telah diperlihatkan perawat Syaiful saat menerima kedatangan rombongan Pengurus DPP PPNI dan DPW PPNI Sulawesi Selatan yang bertepatan dengan perhelatan TOT Terintegrasi yang diadakan di Kota Makassar (31 Maret-1 April 2018) yang berkesempatan melihat langsung aktifitas seorang perawat yang merintis usaha kuliner. Usaha yang dirintis perawat iful ini dengan membuka usaha Kedai Bakso Isam yang saat ini telah menjadi viral pemberitaannya di kota Makassar.

Adapun menu favorit yang disajikan adalah Bakso Beranak Caesar (namanya masih dalam lingkup kesehatan). Pada kesempatan itu Harif Fadhillah Ketum DPP PPNI beserta pengurus PPNI laiinnya yang hadir, langsung mencoba menu Bakso tersebut di hari Minggu (1/4). Kehadiran pengurus ini sebagai bagian kegiatan promo yang bermaksud mendorong upaya #GerakanBeliPerawat (Beli dan Promosikan Produk Teman Sejawat).

Tentunya tidak sampai disini saja nerspreneurnya yang selalu membuat inovasi ini. Saat ini juga Dia sedang merintis Isam Cahaya Holistic Care, yang menangani keperawatan komplementer (Bekam dan akkupresure) dengan home care service berbasis Aplikasi Android yang dapat diunduh di playstore, usaha ini pula bertujuan untuk pemberdayaan perawat dan upaya meningkatkan kesejahteraan.

Dengan bermodalkan jiwa Nerspreneursipnya, perawat yang telah memiliki karyawan puluhan ini juga sudah keliling Indonesia bahkan ke negara tetangga menjadi menjadi narasumber di berbagai kegiatan confrence, seminar pelatihan dan training motivasi untuk menularkan virus-virus Nerspreneurnya.

Berdasarkan kemampuan dan dedikasinya, dalam rangka hari jadi PPNI ke 44 tahun 2018 ini dengan tema Gerakan Perawat Mendukung Praktik Keperawatan Mandiri, maka Syaiful terpilih menjadi Perawat Teladan 2018 versi Pengurus DPW PPNI Provinsi Sulawesi Selatan.

Setelah mendapatkan predikat menjadi perawat teladan, Iful berpendapat bahwa kegiatan dan usaha yang dilaksanakannya selama ini menjadi inspirasi bagi teman sejawat yang ada di Indonesia. Terlebih lagi bagi perawat yang baru lulus bahwa berbekal ilmu keperawatan itu sudah sangat layak hidup sejahtera, tinggal mencari passion yang mana yang disenangi di bidang keperawatan, kerjakan dengan menekuninya, konsisten dan terus menerus sampai akhirnya akan menemukan nikmatnya menjadi seorang perawat dan menjadi perawat banyak pintu untuk membantu orang lain.  

Perawat yang telah memiliki istri dan anak ini berharap kedepannya, akan banyak hadirnya nerspreneur-nersprenur muda, dengan berbekal ilmu keperawatan yang dapat membuka banyak lowongan kerja. Ijazah dan keterampilan yang didapatkan di kampus digunakan bukan untuk melamar kerja tetapi digunakan untuk membuka Layanan atau usaha yang bergerak di bidang keperawatan dan kesehatan. (IR)

 

Sumber : Syaiful