Infokom DPP PPNI - Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Masional Indonesia (DPP PPNI) menghadiri kegiatan penting mengenau Pembahasan Konsep dan Pengumpulan Data dalam rangka perhitungan proyeksi kebutuhan Perawat dengan spesialisasi/kompetensi khusus.

Agenda penting ini dilaksanakan luring yang diinisiasi oleh DirekturPerencanaan Suber Daya Manusia Kesehatan, Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI pada Senin (22/6/2026).
Upaya ini menjadi tonggak penting dalam memetakan arah masa depan pelayanan keperawatan ahli di Indonesia.
Kegiatan dihadiri Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah, Bendahara Umum DPP PPNI Aprisunadi, Ketua Departemen Pendidikan dan Pelatihan DPP PPNI Nani Rukmanah, Ketua Departemen Sistem Informasi Keanggotaan DPP PPNI Tatang Sutisna, dan Anggota Departemen Kaderisasi DPP PPNI Nano Supriatna.

Ketua Umum DPP PPNI menyampaikan beberapa usulan dan masukan, antara lain:
. Mendorong penguatan sistem satu data Perawat yang terintegrasi antara Kemenkes RI dan sistem Informasi Keanggotaan (SIMK) PPNI guna menghasilkan proyeksi kebutuhan yang akurat dan berbasis riil di lapangan.
. Menekankan pentingnya kejelasan regulasi mengenai pemetaan kompetensi khusus serta pengakuan formal terhadap jenjang karier Perawat spesialis di fasillitas pelayanan kesehatan.
. Mengusulkan adanya kebjakan afirmasi dalam distribusi dan pemenuhan Perawat spesialis agar tidak hanya berpusat di kota besar, melainkan merata ke seluruh pelosok tanah air demi trasformasi kesehatan yang berkeadilan.
PPNI berkomitmen penuh terus mengawal perumusan kebijakan ini agar profesi keperawatan semakin berdaya, profesional,dan menjadi pilar utama ekonomi serta kesehatan bangsa.(IR)