News

Upaya Dinkes Kobar Untuk Tingkatkan Kompetensi Bagi Nakes Demi Perkuat & Pembinaan Posyandu

Oleh Admin Senin, 3 Agustus 2026
Upaya Dinkes Kobar Untuk Tingkatkan Kompetensi Bagi Nakes Demi Perkuat & Pembinaan Posyandu

Infokom DPP PPNI - Kompetensi bagi tenaga kesehatan (nakes) kembali terus ditingkatkan dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.

Untuk itulah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Orientasi Pembinaan Posyandu Bidang Kesehatan bagi tenaga kesehatan Puskesmas di Brits Hotel Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam melakukan pembinaan Posyandu di wilayah kerja masing-masing.

Orientasi diikuti 59 peserta yang terdiri atas pengelola Promosi Kesehatan, pengelola Gizi, dan pengelola Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dari 18 Puskesmas se-Kabupaten Kobar. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan sebagai pembina teknis Posyandu agar mampu mendampingi kader serta mengoptimalkan pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup sesuai standar yang berlaku.

Kepala Dinkes Kobar, Hardiono, menerangkan bahwa Posyandu memiliki peran strategis dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, seiring transformasi pelayanan kesehatan dan penguatan Integrasi Layanan Primer (ILP), Posyandu dituntut mampu memberikan pelayanan yang lebih terintegrasi dan berkesinambungan bagi seluruh kelompok usia.

"Posyandu memiliki peran yang sangat strategis dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sejalan dengan transformasi pelayanan kesehatan dan penguatan Integrasi Layanan Primer, Posyandu diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi dan berkesinambungan bagi seluruh kelompok usia," ungkap Hardino, sesuai yang diliris mmc.kotawaringinbaratkab.go.id.

Dijelaskannya,  bahwa tenaga kesehatan Puskesmas memegang peran penting sebagai pembina dan pendamping Posyandu. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan menjadi langkah strategis untuk memastikan pembinaan Posyandu berjalan optimal di seluruh wilayah kerja.

"Melalui kegiatan orientasi ini, saya berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kapasitas tenaga kesehatan dalam melakukan pembinaan, pendampingan kader, serta penguatan kualitas pelayanan Posyandu di wilayah kerja masing-masing," tambahnya.

Selama orientasi, peserta menerima berbagai materi, di antaranya kebijakan dan arah pengembangan Posyandu dalam Transformasi Layanan Primer, pembinaan teknis Posyandu bidang kesehatan, monitoring, evaluasi, pelaporan, hingga penyusunan tindak lanjut pembinaan.

Selain itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kobar turut memberikan materi mengenai peran lintas sektor dalam penguatan Posyandu Siklus Hidup, pembinaan kelembagaan Posyandu, serta pemberdayaan kader.

Hardino juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan orientasi sebagai sarana belajar, berdiskusi, dan berbagi pengalaman agar ilmu yang diperoleh dapat segera diterapkan di masing-masing Puskesmas. (IR)

 

Sumber: Media online mmc.kotawaringinbaratkab.go.id