Infokom DPP PPNI - Memberikan edukasi bagi tenaga kesehatan untuk menggunakan alat pemadam kebakaran telah diterapkan oleh pihak terkait.
Berkaitan itu Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga menggelar pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di UPTD Puskesmas Dabo, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Kegiatan ini menegaskan bahwa alat pemadam bukan sekadar hiasan dinding, tapi harus benar-benar dapat digunakan saat darurat.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi potensi kebakaran di fasilitas kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung proses akreditasi puskesmas yang menuntut kesiapsiagaan maksimal.
Dody Suhendra selaku Kasat Pol PP dan Damkar Lingga turun langsung memberikan materi bersama tim internal Damkar. Ia didampingi Danton Ikmal Hakim dan Ibnu Reva Prasetio, serta didukung delapan personel yang memastikan pelatihan berjalan efektif.
Dody Suhendra menegaskan pentingnya kesiapan tenaga kesehatan dalam menghadapi kondisi darurat. Menurutnya, APAR ukan sekadar pajangan melainkan haus memahami tata cara penggunaannya dengan benar disaat genting.
“APAR itu bukan pajangan, semua petugas harus tahu cara menggunakannya dengan benar saat situasi genting," terang Dody, Rabu (15/4/2026), sesuai yang diliris rri.co.id.
Peserta pelatihan mendapatkan materi dasar penanggulangan kebakaran, termasuk teknik penggunaan APAR yang tepat. Mereka juga dibekali langkah-langkah pencegahan kebakaran agar risiko dapat diminimalisir sejak awal.
Dody Suhendra juga mengingatkan bahwa kelalaian kecil bisa berujung pada dampak besar. Karena keselamatan kerja bukan pilihan melainkan harus dipahami dan diterapkan oleh seluruh tenaga kesehatan.
“Keselamatan kerja bukan pilihan, tapi kewajiban yang harus dipahami dan diterapkan oleh seluruh tenaga kesehatan,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap tertib dan kondusif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Praktik langsung penggunaan APAR menjadi momen penting agar teori tidak berhenti di ruang pelatihan.
Melalui kegiatan ini, Damkar Lingga berharap tenaga kesehatan di Puskesmas Dabo semakin sigap menghadapi potensi kebakaran. Kesiapan ini diharapkan mampu melindungi tidak hanya fasilitas, tetapi juga keselamatan pasien dan tenaga medis. (IR)
Sumber: Media online rri.co.id