Infokom DPP PPNI - Demi menyukseskan penyelenggaran haji pada tahun 2027 nanti, maka pihak terkait sudah mempersiapkan penyeleksian bagi calon tenaga kesehatan.
Sebanyak 683 calon petugas kesehatan haji asal Sumatera Barat telah mengikuti seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk menjadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter maupun PPIH Arab Saudi tahun 2027 atau 1448 H.

Seleksi tersebut diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat hingga dokter spesialis yang nantinya ditempatkan di Arab Saudi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Barat, M. Rifki mengatakan, seleksi CAT merupakan tahapan awal untuk menyaring calon petugas sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan. Dari ratusan peserta yang mengikuti ujian, nantinya akan dibuat peringkat untuk menentukan peserta yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.
“Dari 683 orang yang terdaftar dan membuat akun, seluruhnya mengikuti ujian. Sesuai ketentuan, kita hanya menyaring tiga kali dari kebutuhan untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya,” ujar M. Rifki, Selasa 1 September 2026, sesuai yang diliris rri.co.id.
Dijelaskannya, jumlah petugas kesehatan yang nantinya dibutuhkan akan menyesuaikan dengan jumlah kloter jemaah haji Sumatera Barat. Berkaca dari penyelenggaraan haji sebelumnya, Sumbar memiliki sekitar 10,5 kloter sehingga kebutuhan petugas kesehatan juga akan disesuaikan dengan jumlah tersebut, kemungkinan 11 dokter dan 11 perawat.
Pelaksanaan seleksi CAT bagi calon petugas kesehatan haji Sumbar dilaksanakan secara serentak melalui fasilitas UPTD BKN di Lubuk Buaya Padang. Dari keseluruhan peserta yang terdaftar, sebanyak 79 orang tercatat mengikuti ujian di lokasi tersebut dengan sistem komputer dan pengawasan langsung dari laboratorium UPT BKN.
Ditambahkannya, proses seleksi petugas haji secara keseluruhan terdiri dari lima tahapan. Setelah seleksi administrasi dan CAT, peserta yang dinyatakan lolos sesuai kuota akan menjalani Medical Check Up (MCU). Selanjutnya peserta yang terpilih akan mengikuti pembekalan selama satu bulan di Jakarta, sebelum memasuki tahapan akhir yakni kebijakan Arab Saudi untuk melakukan standardisasi kemampuan petugas haji.
“Seleksi administrasi sudah berlangsung, kemudian seleksi CAT juga sudah selesai tanggal 31 Agustus kemarin. Berikutnya mereka yang lolos akan mengikuti MCU, kemudian pembekalan selama satu bulan di Jakarta. Tahapan terakhir nantinya berkaitan dengan kebijakan Arab Saudi untuk melakukan standardisasi kemampuan petugas haji,” imbuhnya. (IR)