News

Perawat Jadi Peserta Pelatihan Pengananan Overweight & Obesitas Remaja di UMY

Oleh Admin Kamis, 9 April 2026
Perawat Jadi Peserta Pelatihan Pengananan Overweight & Obesitas Remaja di UMY


Infokom DPP PPNI - Demi menjaga berat badan yang ideal bagi setiap orang, maka berbagai upaya terus dilakukan secara sendiri maupun banyak orang.

Untuk diketahui bahwa adanya peningkatan kasus overweight dan obesitas di kalangan remaja kian menjadi sorotan serius.

Dalam menjawab tantangan tersebut, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar pelatihan khusus bagi guru dan perawat untuk memperkuat penanganan sejak dini.

Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menyelamatkan kualitas hidup generasi muda.

Pelatihan bertajuk “Optimalisasi Kualitas Hidup Remaja dengan Overweight dan Obesitas melalui Model Intervensi Psikoedukasi dan Promosi Aktivitas Fisik Berbasis Sekolah” ini berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (6–7/4/2026), di aula Rumah Sakit AMC Yogyakarta.

‎Peserta yang terlibat merupakan guru SMA dan tenaga perawat dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta.

‎Bambang Edi Susyanto selaku coordinator program menjelaskan bahwa peningkatan angka obesitas remaja tidak boleh dianggap sepele.

‎“Obesitas pada remaja saat ini terus meningkat. Karena itu, kami membekali para guru dan perawat untuk mampu mengenali gejala sejak dini,” katanya,sesuai yang diliris gerbangpatriot.com.

‎Ia menambahkan, peserta juga dilatih untuk mengukur kualitas hidup remaja sebagai dasar intervensi yang lebih komprehensif.

‎Menurutnya, dampak obesitas tidak hanya menyasar kesehatan fisik, tetapi juga mental dan sosial remaja.

‎“Remaja dengan kecenderungan overweight sering kali menghadapi tekanan sosial, mulai dari keterbatasan aktivitas hingga stigma negatif dari lingkungan,” ungkapnya.

‎“Ini tentu berpengaruh besar terhadap kesehatan mental mereka,” sambungnya.

Dalam pelatihan ini, tim pengabdian masyarakat UMY yang terdiri dari Dyah Ayu Shinta Lesmanawati, Muhammad Arif Rizqi, Putri Nurul Hidayati, dan Adlina Karimina Nurul Husna turut memberikan materi.

‎Peserta dibekali pemahaman menyeluruh, mulai dari risiko kesehatan jangka panjang hingga potensi bullying yang kerap dialami remaja dengan obesitas.

‎“Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru dan perawat mampu melakukan asesmen awal secara tepat,” tutur Bambang.

Ia menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan menggabungkan aspek medis dan psikologis.

“Ini langkah awal untuk menekan angka obesitas remaja sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka melalui pendekatan edukatif berbasis sekolah,” tutupnya. (IR)

 

Sumber: Media online gerbangpatriot.com

 

Dikembangkan oleh PPNI-INNA.ORG - Departemen Teknologi Informasi © Copyright 2026

Domain resmi pusat: ppni-inna.org