Infokom DPP PPNI - Dalam menjaga kualitas maupun kompetensi tenaga kesehatan diperlukan dukungan dari institusi pelayanan kesehatan sehingga dapat membantu dengan baik kepada masyarakat luas.
Untuk itulah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak serta menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), UPT Puskesmas Way Kandis menggelar kegiatan Pendampingan Tim Ahli Spesialis Anak (SpA) dan Spesialis Obstetri dan Ginekologi (SpOG) kepada tenaga kesehatan di Aula UPT Puskesmas Way Kandis, Bandar Lampung, Lampung.

Kegiatan ini diikuti oleh Bidan, Dokter umum, dan Perawat yang bertugas di lingkungan Puskesmas Way Kandis, pendampingan dilakukan sebagai bagian dari penguatan kapasitas tenaga kesehatan dalam pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal, serta penguatan sistem rujukan maternal dan neonatus yang efektif dan terintegrasi.
Titin Agustin selaku Kepala UPT Puskesmas Way Kandis, mengatakan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang kesehatan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, dan balita.
“Upaya menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi tidak dapat dilakukan sendiri,dibutuhkan penguatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pendampingan dari para ahli agar petugas mampu melakukan deteksi dini risiko, memberikan penanganan awal yang tepat, serta menentukan sistem rujukan yang cepat dan sesuai kebutuhan pasien,” terang Titin Agustin.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari dokter spesialis anak dan dokter spesialis obstetri dan ginekologi mengenai berbagai aspek pelayanan KIA, materi yang disampaikan meliputi penanganan kehamilan berisiko tinggi, komplikasi persalinan, kegawatdaruratan maternal, resusitasi bayi baru lahir, penanganan neonatal risiko tinggi, hingga tata laksana rujukan yang efektif untuk mencegah keterlambatan penanganan pasien.
Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan melakukan studi kasus berdasarkan pengalaman yang sering ditemui di lapangan, melalui metode tersebut, tenaga kesehatan dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi kondisi kegawatdaruratan pada ibu maupun bayi.
Menurutnya, pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu program prioritas nasional yang membutuhkan perhatian serius dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
Para peserta menyambut baik kegiatan tersebut karena memberikan tambahan wawasan dan pengalaman langsung dari para dokter spesialis yang memiliki kompetensi di bidangnya,mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai sarana peningkatan kapasitas dan penyegaran ilmu bagi tenaga kesehatan.
Kegiatan pendampingan ini juga menjadi wujud komitmen UPT Puskesmas Way Kandis dalam mendukung program Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, melalui penguatan kompetensi tenaga kesehatan, diharapkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin optimal, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (IR)
Sumber: Media online medinaslampungnews.co.id