News

RSBP Batam Optimalkan Peran Dokter & Perawat Melalui Pelayanan Humanis, Diapresiasi Pasiennya

Oleh Admin Jumat, 2 Oktober 2026
RSBP Batam Optimalkan Peran Dokter & Perawat Melalui Pelayanan Humanis, Diapresiasi Pasiennya

Infokom DPP PPNI - Berkat upaya dan kerja keras yang diterapkan instansi pelayanan kesehatan terhadap pasien langsung mendapatkan pengakuan sekaligus mendapatkan apresiasi

Berkaitan itu Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam terus mendapat kepercayaan masyarakat Kepulauan Riau (Kepri). Pelayanan medis yang dinilai ramah, humanis, serta didukung lingkungan rumah sakit yang bersih dan nyaman menjadi sejumlah alasan pasien dan keluarga memberikan apresiasi.

Pengalaman positif tersebut disampaikan Elmiah Sitinjak, pasien yang telah menjalani perawatan di RSBP Batam selama lebih dari lima tahun. Kepada JAPOS.CO, Selasa (30/9/2026), Elmiah mengungkapkan rasa terima kasih atas pelayanan yang diterimanya, khususnya selama menjalani pengobatan kanker di Ruang Kemoterapi.

Menurut Elmiah, keramahan dokter dan perawat serta suasana rumah sakit yang nyaman memberikan dukungan tersendiri bagi pasien dalam menjalani proses pengobatan yang tidak mudah.

“Terus terang dan jujur, saya sangat berterima kasih atas pelayanan yang begitu baik di RSBP ini. Dokter dan para susternya ramah, baik, serta memberikan pelayanan dengan penuh perhatian,” terang Elmiah, sesuai yang diliris JAPOS.CO.

Disampaikannya, bahwa dirinya telah bolak-balik dari Tanjung Balai Karimun ke RSBP Batam untuk menjalani pengobatan setelah didiagnosis menderita kanker. Selama menjalani perawatan, Elmiah ditangani Dokter Josua P. Saing, Spesialis Bedah Onkologi RSBP Batam.

Perjalanan pengobatan yang dijalaninya tidaklah singkat. Pada 2023, Elmiah menjalani delapan kali kemoterapi hingga selesai. Setahun kemudian, ia kembali menjalani delapan kali kemoterapi yang juga dituntaskan. Hingga akhir 2024, Elmiah telah menjalani 16 kali tindakan kemoterapi.

Pada 2025, kemoterapi tidak dilanjutkan karena kondisi kesehatan dan perasaannya saat itu semakin membaik. Namun, pada September 2026, kondisi kesehatannya kembali menurun sehingga diperlukan evaluasi dan tindakan medis lanjutan.

Berdasarkan arahan dokter serta pertimbangan bersama keluarga, Elmiah kembali menjalani kemoterapi.

“Pada 2026 ini, saya direncanakan menjalani kemoterapi sebanyak 12 kali. Sekarang sudah memasuki kemoterapi yang ketiga,” tuturnya.

Di tengah perjuangannya melawan penyakit, Elmiah mengaku tetap berusaha menjaga semangat dan menyerahkan segala sesuatu kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Menurutnya, tidak seorang pun menginginkan datangnya penyakit. Setiap orang tentu berharap dapat hidup sehat dan menjalani kehidupan dengan baik.

“Namanya penyakit, tentu tidak ada seorang pun yang menginginkannya. Kita semua menginginkan kesehatan. Namun, panjang umur dan kehidupan manusia hanya Tuhan yang menentukan,” ujarnya.

Elmiah berharap pengobatan yang sedang dijalaninya dapat memberikan hasil terbaik sehingga kondisi kesehatannya kembali pulih.

Di akhir keterangannya, ia berterima kasih kepada dr. Josua P. Saing beserta seluruh dokter dan perawat yang bertugas di Ruang Kemoterapi RSBP Batam atas perhatian dan pelayanan yang diberikan selama proses pengobatan.

“Saya hanya bisa berdoa dan memohon kepada Tuhan agar penyakit yang saya rasakan ini segera sembuh. Kepada dokter dan para suster yang telah membantu serta memberikan pelayanan selama saya menjalani kemoterapi, saya mengucapkan terima kasih,” pungkasnya. (IR)


Sumber: Media online japos.co.