News

Angling Dharma PWI Award 2026: Perawat Sri Wahyuni Terima Penghargaan Perempuan Tangguh

Oleh Admin Senin, 30 Maret 2026
Angling Dharma PWI Award 2026: Perawat Sri Wahyuni Terima Penghargaan Perempuan Tangguh

Infokom DPP PPNI - Berkat dedikasinya, seorang Perawat bernama Sri Wahyuni yang juga sebagai Anggota DPRD Jawa Timur mendapatkan apresiasi dari pihak insan pers.

Saat malam penganugerahan Angling Dharma PWI Award 2026 menjadi saksi bisu atas apresiasi tinggi terhadap dedikasinya sebagai perempuan di ranah publik. Sri Wahyuni selaku Wakil Ketua IV DPRD Jawa Timur, resmi dinobatkan sebagai penerima penghargaan kategori “Perempuan Tangguh” atas kontribusi nyatanya dalam merevolusi kesadaran kesehatan masyarakat.

​Kegiatan berlangsung di Aula Angling Dharma Pemkab Bojonegoro, Jumat (27/3/2026) malam ini, bertepatan dengan resepsi Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 PWI. Momen ini dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, jajaran Forkopimda, serta tokoh-tokoh penting industri migas Blok Cepu dan Tuban.

Penghargaan ini bukan sekadar seremoni. Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, menegaskan bahwa Sri Wahyuni memiliki akar yang kuat di dunia kesehatan. Sebelum berkiprah di legislatif, politisi Partai Demokrat ini adalah seorang tenaga kesehatan yang telah mengabdi selama puluhan tahun.

​”Beliau bukan hanya memahami konsep kebijakan, tetapi pernah berada langsung di lapangan sebagai perawat. Fondasi itulah yang membuat kepeduliannya terhadap isu kesehatan di Jawa Timur sangat kuat dan nyata,” ungkap Sasmito, sesuai yang diliris suarabojonegoro.com

Melalui dedikasi Sri Wahyuni di parlemen tercermin dari konsistensinya mendorong diantaranya adalah ​Pemerataan akses layanan kesehatan hingga ke pelosok desa, Peningkatan kualitas pelayanan di RSUD dan Puskesmas, serta ​Penguatan anggaran kesehatan yang berpihak pada rakyat kecil dan kesejahteraan tenaga medis

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Penasihat PWI Bojonegoro, Mohammad Abdul Qohhar, Sri Wahyuni tampak haru. Baginya, gelar “Perempuan Tangguh” adalah sebuah amanah besar untuk terus menyuarakan hak-hak kesehatan masyarakat di Dapil Bojonegoro-Tuban.

”Penghargaan ini bukan semata untuk pribadi, melainkan untuk seluruh pihak yang selama ini bersama-sama berjuang. Di balik penghargaan ini, ada harapan masyarakat akan kehidupan yang lebih sehat,” tutur Sri Wahyuni.

​Dirinya juga menggarisbawahi pentingnya peran pers sebagai mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat mengenai perilaku hidup sehat.

“Saya berkomitmen untuk terus menguatkan kolaborasi lintas sektor demi masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya,” imbuhnya. (IR)


Sumber: Media online suarabojonegoro.com