Infokom DPP PPNI - Demi menjaga kualitas pelayanan keperawatan sekaligus mengevaluasi dampak Perawat yang memiliki kompetensi mumpuni setelah mengikuti pelatihan dari CBP INNA sudah terkoordinasi dengan baik.

Sehubungan itu Badan Sertifikasi PPNI (CBP INNA) melaksanakan Fokus Group Discussion (FGD) secara hybrid dengan topik utama: Evaluasi dan Kebermanfaatan Pengguna Yang Memiliki Perawat Klinis Tersertifikasi Keahlian/Kompetensi oleh CBP INNA.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana dampak positif sertifikasi kompetensi terhadap kualitas layanaan keperawatan di berbagai fasilitas kesehatan.
Diskusi ini dihadiri langsung oleh jajajan Pengurus DPP PPNI, yaitu Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah, Sekretaris Jenderal Mustikasari, Bendahara Umum Apri Sunadi, bersama Chatarina Sri Haryanti, M. Hasinuddin dan Yulia Wardani (Pengurus DPP PPNI).
Kolaborasi lintas rumah sakit melalui FGD ini diikuti oleh Kepala DIKLAT dari 25 RS ternama di Indonesia, mulai dari RSCM, RS Dr. Sarjito hingga jaringan rumah sakit swasta seperti RS Mitra Keluarga, RS Mayapada Hospital dan RS Primaya.

Partisifasi aktif para pimpinan Diklat ini menjadi kunci dalam memberikan masukan riil mengenai performance Perawat Klinis yang telah tersertifikasi oleh CBP INNA di lapangan. Kegiatan ini bertujuan, evaluasi mutu, dampak layanan dan penguatan profesi. (IR)