News

48 Perawat & Bidan Asal Jember di Saudi Arabia Dinyatakan Aman, Saat Konflik Timur Tengah Bergejolak

Oleh Admin Kamis, 12 Maret 2026
48 Perawat & Bidan Asal Jember di Saudi Arabia Dinyatakan Aman, Saat Konflik Timur Tengah Bergejolak

Infokom DPP PPNI - Dampak yang ditimbulkan atas situasi terkini di wilayah Timur Tengah akibat konflik mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah Indonesia termasuk keamanan terhadap tenaga kesehatan di sana.

Dengan konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah tidak memengaruhi kondisi puluhan tenaga kesehatan asal Jember yang bertugas di Arab Saudi. Farida selaku Owner RS Bina Sehat Group, memastikan para perawat dan bidan tersebut berada dalam kondisi aman. Kepastian itu diperoleh setelah Faida melakukan teleconference dengan para tenaga kesehatan yang saat ini bekerja di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.

Pada komunikasi tersebut, sebanyak 48 perawat dan bidan dari RS Bina Sehat Group dilaporkan dalam keadaan baik serta tetap menjalankan tugas secara profesional dalam melayani pasien. 

“Alhamdulillah dari hasil komunikasi kami, seluruh perawat dan bidan dalam kondisi aman dan tetap bisa menjalankan tugas dengan tenang serta profesional di rumah sakit tempat mereka bekerja,” ungkap Faida, Rabu (11/3/2026), sesuai yang diliris jatimnow.com.

Puluhan tenaga kesehatan tersebut diketahui bertugas di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya rumah sakit milik Kementerian Pertahanan Arab Saudi, rumah sakit Kementerian Kesehatan Arab Saudi, serta beberapa rumah sakit swasta yang tersebar di wilayah Makkah, Madinah, Jeddah, dan Taif. Teleconference yang dilakukan Faida juga menjadi kabar menenangkan bagi keluarga para tenaga kesehatan di Indonesia karena dapat mengetahui langsung kondisi mereka di tengah situasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Salah satu Perawat, Arifatun Maghviroh, bertugas di wilayah Madinah, bahkan sempat menyampaikan kabarnya saat sedang menjalankan ibadah salat Subuh di Masjid Nabawi.

Dalam kesempatan itu, mantan Bupati Jember tersebut juga berpesan agar para tenaga kesehatan dapat memanfaatkan kesempatan bekerja di luar negeri dengan baik, termasuk mengelola penghasilan secara bijak. 

Maka diharapkannya, pengalaman dan ilmu yang diperoleh selama bekerja di luar negeri nantinya dapat dibawa pulang ke Indonesia untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selama bertugas di Arab Saudi, para perawat dan bidan tersebut masih berstatus sebagai karyawan RS Bina Sehat Group dengan skema cuti di luar tanggungan rumah sakit. Setelah menyelesaikan masa tugas sekitar dua tahun, mereka dijadwalkan kembali ke Indonesia dan dapat aktif bekerja kembali di RS Bina Sehat Group. (IR) 


Sumber: Media online jatimnow.com