News

Rakerwil DPW PPNI Sulbar, Kadinkses : Perawat Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan

Oleh Admin Selasa, 13 Januari 2026
Rakerwil DPW PPNI Sulbar, Kadinkses : Perawat Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan

Infokom DPP PPNI - Dukungan pemerintah provinsi terhadap peran serta Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dalam pembangunan kesehatan di wilayahnya terus diwujudkan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menegaskan pentingnya peran Perawat sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dalam pembangunan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan melalui kehadiran Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Sulbar pada Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Sulbar.

Rakerwil PPNI Sulbar digelar di Aula Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju, Minggu (11/1/2026), dan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan, P2KB Sulbar, Nursyamsi Rahim, dan juga Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah, serta pengurus PPNI lainnya.

Kehadiran Pemprov Sulbar dalam forum tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan organisasi profesi Perawat, sejalan dengan Panca Daya ke-3 Pembangunan Sulbar, yakni mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sebagaimana digagas Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

Nursyamsi Rahim dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada DPW PPNI Sulbar atas terselenggaranya Rakerwil sebagai forum strategis untuk evaluasi, perencanaan, dan konsolidasi organisasi.

“Perawat merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan, baik di fasilitas pelayanan kesehatan primer, rujukan, maupun di komunitas. Kontribusi Perawat sangat menentukan keberhasilan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Sulawesi Barat,” terang Nursyamsi.

Dijelaskannya, Pemprov Sulbar melalui Dinas Kesehatan, P2KB telah menetapkan sejumlah program prioritas kesehatan, antara lain penguatan layanan kesehatan primer melalui optimalisasi puskesmas dan jejaring layanan, percepatan penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, peningkatan mutu dan keselamatan pasien, serta pengendalian penyakit menular dan tidak menular.

Selain itu, pemerintah daerah juga memprioritaskan penguatan sumber daya manusia kesehatan serta pelayanan krisis kesehatan sebelum, saat, dan pascabencana.

Dalam konteks ini, PPNI dipandang sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Perawat tidak hanya berperan sebagai pelaksana layanan, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat serta menjaga mutu pelayanan yang beretika dan profesional.

Melalui Rakerwil PPNI Sulbar, Pemprov Sulbar berharap organisasi profesi perawat dapat menyusun program kerja yang selaras dengan prioritas pembangunan kesehatan daerah, adaptif terhadap tantangan zaman, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan perawat.

Disamping itu, Pemprov Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan PPNI demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Barat. (IR)


Sumber : Media online mekora.id