News

Universitas Muhammadiyah Makassar Beri Peluang Perawat Berkarir ke Arab Saudi

Oleh Admin Kamis, 13 November 2025
Universitas Muhammadiyah Makassar Beri Peluang Perawat Berkarir ke Arab Saudi

Infokom DPP PPNI - Berbagai kesempatan yang dilakukan pihak terkait dalam menunjang Perawat untuk berkarir ke luar negeri.

Untuk itulah Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Al-Habib Global Talent dalam program penempatan tenaga kesehatan ke luar negeri, khususnya ke Arab Saudi. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) digelar di Ruang Teater I-Gift Unismuh Makassar, Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan universitas, termasuk Rektor Unismuh Abd Rakhim Nanda, para wakil rektor, pimpinan fakultas, serta Direktur PT Al-Habib Global Talent Siti Nurhayati. Selain penandatanganan MoU, acara juga dirangkaikan dengan sosialisasi rekrutmen lulusan profesi keperawatan untuk bekerja di fasilitas kesehatan internasional.

Wakil Rektor I Unismuh, Prof Andi Sukri Syamsuri, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut komunikasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, melalui Wakil Menteri Zulfikar Ahmad Tawalla.

 “Unismuh ditunjuk sebagai koordinator wilayah Indonesia Timur dalam program penempatan tenaga kesehatan ke luar negeri. Tahap awal akan difokuskan pada sektor perawatan di Arab Saudi,” ungkap Prof Andis, sesuai yang diliris rri.co.id.

Dikatakanya, program ini terbuka bagi alumni bidang kesehatan, terutama keperawatan, yang siap bersaing secara profesional di dunia internasional. Sementara itu, Rektor Unismuh, Abd Rakhim Nanda, menegaskan bahwa peran universitas tidak berhenti pada pendidikan, tetapi juga pada penyiapan masa depan alumninya.

“Tugas pimpinan universitas adalah mengkhawatirkan masa depan alumninya — dalam arti menyiapkan sumber daya yang siap mengambil peluang kerja global,” kata Rektor.

Rektor juga mengapresiasi langkah PT Al-Habib yang membuka akses kerja sama ini, serta menekankan pentingnya pembekalan budaya dan etika kerja bagi calon tenaga kesehatan Indonesia agar mampu beradaptasi di lingkungan internasional. 

“Perawat Indonesia dikenal karena nilai empati dan penghormatan terhadap orang tua. Karakter ini menjadi keunggulan kita di mata dunia,” imbuhnya. (IR)


Sumber : Media online rri.co.id