News

Pemprov Jateng Usulkan Sekitar 1.000 Formasi CPNS 2026, Utamakan Dokter Spesialis & Perawat

Oleh Admin Kamis, 2 Juli 2026
Pemprov Jateng Usulkan Sekitar 1.000 Formasi CPNS 2026, Utamakan Dokter Spesialis & Perawat

Infokom DPP PPNI - Peluang masyarakat yang ingin mencari pekerjaan usai menyelesaikan pendidikan telah mendapatkan apresiasi bagi pemerintah daerah.

Sehubungan itu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengusulkan sekitar 1.000 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2026. Mayoritas formasi tersebut untuk tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis dan Perawat, yang hingga kini masih sangat dibutuhkan.

Sumarno selaku Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga kesehatan di Jawa Tengah masih tinggi, seiring meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Yang diajukan tahun ini sekitar 1.000 formasi, mayoritas tenaga kesehatan,” ujar Sumarno, sesuai yang diliris jatengprov.go.id, seusai acara mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, pada Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, di Grhadika Bakti Praja, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026).

Dimana pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan tersebut masih bergantung pada kebijakan dan persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Menurutnya, selama ini, usulan formasi yang diajukan pemerintah daerah tidak selalu dapat dipenuhi oleh pemerintah pusat.

Sumarno menyampaikan bahwa hampir seluruh sektor pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih membutuhkan tambahan pegawai. Namun, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama, mengingat tingginya kebutuhan layanan masyarakat.

Selain kekurangan tenaga Perawat, Jawa Tengah juga masih menghadapi keterbatasan jumlah dokter spesialis, terutama yang bertugas di rumah sakit daerah. Kondisi itu menjadi tantangan tersendir, karena dokter spesialis memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan rujukan.

Dalam kesempatan tersebut, Sumarno melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 231 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pelantikan dilakukan secara luring maupun daring.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah, Dhoni Widianto menjelaskan, pelantikan tersebut diikuti oleh 231 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan fungsional. Dari jumlah tersebut, sebanyak 225 orang merupakan tenaga kesehatan, dan enam orang lainnya merupakan tenaga teknis.

Tingginya kebutuhan tenaga kesehatan menunjukkan, penguatan sumber daya manusia di sektor kesehatan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Penambahan Perawat dan dokter spesialis dinilai sangat penting untuk meningkatkan akses serta kualitas pelayanan kesehatan, terutama di rumah sakit daerah dan fasilitas kesehatan milik pemerintah.

Dengan usulan 1.000 formasi baru yang diajukan tahun ini, Pemprov Jateng berharap kebutuhan tenaga kesehatan dapat terpenuhi secara bertahap, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan merata. (IR)


Sumber: Media online jatengprov.go.id