News

Upaya RSSI Pangkalan Bun Untuk Tingkatkan Kompetensi Bagi Nakes Hadapi Kondisi Kegawatdaruratan

Oleh Admin Kamis, 1 Oktober 2026
Upaya RSSI Pangkalan Bun Untuk Tingkatkan Kompetensi Bagi Nakes Hadapi Kondisi Kegawatdaruratan

Infokom DPP PPNI - Keinginan institusi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (sdm) terus berlangsung hingga saat ini.

Sehubungan itu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun menggelar In House Training (IHT) Resosialisasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi tenaga kesehatan di Unit Pendidikan dan Pelatihan RSSI, Senin (28/9/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkuat kembali pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam memberikan pertolongan awal pada kondisi kegawatdaruratan secara cepat, tepat, dan sesuai standar.

Fachruddin selaku Direktur RSSI membuka kegiatan tersebut dan dihadiri Wakil Direktur Pelayanan, Wakil Direktur Umum dan Keuangan, serta jajaran manajemen RSSI.

Dalam sambutannya, Fachruddin mengatakan kemampuan BHD merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki tenaga kesehatan karena kondisi kegawatdaruratan dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons yang cepat.

“Melalui kegiatan resosialisasi ini, kami berharap seluruh peserta dapat kembali mengingat, memahami, dan menerapkan langkah-langkah BHD dengan tepat dan sesuai standar, sehingga dapat memberikan pertolongan secara cepat dan tepat ketika dibutuhkan,” ucap dr. Fachruddin, sesuai yang diliris rri.co.id.

Materi pelatihan disampaikan oleh dokter Fakhriyadi Rozi, yang memberikan penguatan pengetahuan dan keterampilan terkait BHD. Materi mencakup pengenalan kondisi kegawatdaruratan serta langkah-langkah pertolongan awal yang perlu dilakukan dalam situasi darurat.

Resosialisasi ini menjadi bagian dari upaya RSSI menjaga kesiapan tenaga kesehatan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan di lingkungan pelayanan kesehatan. Penguatan kompetensi dilakukan agar tenaga kesehatan mampu memberikan respons sesuai prosedur ketika menghadapi pasien yang membutuhkan pertolongan segera.

Melalui kegiatan tersebut, RSSI terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kesehatan sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan kesehatan yang aman, cepat, tepat, dan profesional kepada masyarakat. (IR)


Sumber: Media online rri.co.id