News

Tenaga Kesehatan di Lumajang Jawa Timur Edukasikan Kesehatan Reproduksi : Pahami Deteksi Dini

Oleh Admin Selasa, 25 November 2025
Tenaga Kesehatan di Lumajang Jawa Timur Edukasikan Kesehatan Reproduksi : Pahami Deteksi Dini

Infokom DPP PPNI - Pengetahuan bagi masyarakat dalam bidang kesehatan terus diberikan untuk menambah wawasan yang sudah ada termasuk masalah reproduksi.

Ketua TP PKK Desa Lempeni Tempeh Lumajang Rizsheila Ruhil mengapresiasi antusiasme warga Desa Lempeni yang hadir dalam pemeriksaan. Menurutnya, perempuan desa memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan keluarga sehingga pemahaman tentang kesehatan reproduksi harus terus diperkuat.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya pemeriksaan, tetapi juga momen edukasi. Kami ingin para ibu dapat menjadi agen penyebar informasi kesehatan bagi lingkungan masing-masing,” terangnya Sabtu (22/11/2025), sesuai yang diliriis rri.co.id.

Tes HPV DNA merupakan metode paling efektif untuk mendeteksi potensi kanker serviks lebih awal, terutama bagi perempuan usia produktif. Dengan pemeriksaan rutin, risiko dapat ditekan dan penanganan bisa lebih cepat dilakukan.

Pihaknya siap mendampingi dan memberikan layanan lanjutan bagi warga yang membutuhkan tindak lanjut usai pemeriksaan.

Sementara itu Babinsa Lempeni Koramil 0821-10/Tempeh, Serda Heru Cokro SB, turut serta mendampingi kegiatan pemeriksaan kesehatan dan tes HPV DNA yang digelar di Balai Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (22/11)

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pelayanan kesehatan keliling (Dokter Muter) yang memberikan dukungan dan ajakan kepada perempuan desa untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Serda Heru Cokro SB menegaskan bahwa pendampingan yang ia lakukan merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung program kesehatan nasional, khususnya terkait edukasi dan pencegahan penyakit berisiko. Ia berharap, masyarakat tidak hanya datang untuk diperiksa, tetapi juga memahami pentingnya deteksi dini terhadap kanker serviks.

“Pemeriksaan HPV DNA ini sangat penting karena dapat membantu mendeteksi risiko sejak awal. Kami ingin masyarakat lebih berani, lebih peduli, dan tidak menunggu sampai sakit baru memeriksakan diri,” ujar Serda Heru.

Kegiatan yang berjalan lancar dan tertib juga menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan unsur PKK mampu menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih sadar kesehatan.

Dengan terselenggaranya pemeriksaan kesehatan dan tes HPV DNA ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya deteksi dini serta mampu menjadi agen edukasi kesehatan di lingkungan sekitar. (IR)


Sumber : Media online rri.co.id