Infokom DPP PPNI - Upaya terus dilakukan dalam penguatan organisasi sekaligus menjalankan AD/ART Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).
Berkaitan itu, Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPNI resmi melantik Pengurus Pengganti Antar Waktu (PAW) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPNI Sumatera Barat periode 2021-2026.
Kegiatan pelantikan berlangsung di Graha Sekretariat PPNI Sumatera Barat, Jalan Kis Mangunsarkoro, Padang, Rabu (21/1/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi profesi perawat di Sumatera Barat. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah, Sekretaris Jenderal PPNI Mustikasari, serta Bendahara Umum DPP PPNI Apri Sunadi, bersama jajaran pengurus DPW dan perwakilan DPD PPNI se-Sumatera Barat.
Dalam pelantikan tersebut, Katherina Welong dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Pengganti Antar Waktu DPW PPNI Sumatera Barat, menggantikan Meta Seprinel untuk melanjutkan sisa masa bakti kepengurusan periode 2021-2026.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah mengatakan bahwa pelantikan PAW bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas organisasi agar tetap hadir bagi anggotanya.
“PAW adalah amanah untuk menjaga kesinambungan. Yang paling utama saat ini adalah konsolidasi, merawat kebersamaan, dan memastikan PPNI tetap menjadi rumah yang aman dan kuat bagi seluruh perawat,” ungkapnya, sesuai yang diliris infosumbar.net.
Ditambahkannya, di tengah tantangan profesi dan situasi kebencanaan yang dihadapi daerah, peran organisasi profesi menjadi semakin krusial.
“Perawat adalah garda terdepan pelayanan kesehatan. Sudah seharusnya organisasi hadir bukan hanya dalam regulasi dan advokasi, tetapi juga dalam empati dan kepedulian,” tambahnya.
Menurut Harif, tantangan profesi keperawatan saat ini tidak hanya menyangkut peningkatan kompetensi dan kesejahteraan, tetapi juga kesiapsiagaan menghadapi situasi krisis, termasuk bencana alam yang kerap melanda berbagai daerah di Indonesia.
Sementara itu, Ketua PAW DPW PPNI Sumatera Barat Katherina Welong menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan pendekatan kolektif dan inklusif.
“Kami menyadari bahwa tugas ini bukan ringan. Namun dengan kebersamaan pengurus DPW dan dukungan DPD, kami akan fokus membangun komunikasi, memperkuat konsolidasi, dan memastikan setiap perawat merasa diperhatikan,” tutur Katherina.
Penyaluran Donasi Kemanusian
Kegiatan pelantikan tidak berhenti pada seremoni organisasi. PPNI juga menyerahkan donasi kemanusiaan kepada perawat yang terdampak bencana banjir dan galodo di Sumatera Barat. Donasi tersebut merupakan hasil solidaritas perawat dari berbagai daerah yang dihimpun melalui Badan Penanggulangan Bencana PPNI.
Salah satu perawat penerima bantuan, Hanifah, tampak haru saat menerima bantuan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dukungan dari organisasi profesi menjadi kekuatan moral di tengah kondisi sulit yang dialaminya.
“Kami kehilangan banyak hal akibat bencana. Bantuan ini bukan hanya soal materi, tapi juga bukti bahwa kami tidak sendiri. PPNI benar-benar hadir untuk perawat,” ujar dengan penuh rasa syukur.
Ketua Umum DPP PPNI menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari jati diri organisasi.
“Solidaritas adalah ruh PPNI. Ketika satu perawat terluka, seluruh perawat harus merasakannya. Inilah nilai yang terus kami jaga,” imbuh Harif. (IR)
Sumber : Media online infosumbar.net