Infokom DPP PPNI - Setiap waktu dan kesempatan yang baik dapat dilakukan sesuatu untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan termasuk bagi Perawat.
Pada saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fakfak menggelar tes psikologi bagi tenaga kesehatan, khususnya Perawat yang bertugas di unit berisiko tinggi seperti IGD, ICU, dan ruang rawat intensif.

Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kondisi psikologis tenaga medis agar tetap tangguh dan profesional dalam memberikan pelayanan.
Farid Mahubessy selaku Direktur RSUD Fakfak menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam memperhatikan kesehatan mental tenaga kesehatan.
“Kami ingin memastikan bahwa para perawat tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki ketahanan mental yang baik untuk menghadapi tekanan kerja sehari-hari,” ungkapnya, sesuai yang diliris rri.co.id
Tes psikologi ini, lanjutnya, menjadi langkah preventif untuk mendeteksi dini tingkat stres, burnout, dan beban emosional yang mungkin dialami tenaga kesehatan. Hasilnya akan menjadi dasar bagi RSUD dalam menyusun program pendampingan dan konseling internal.
Dalam kegiatan ini, pelaksanaan tes dilakukan oleh tim psikolog RSUD Fakfak, Vivi Rianti Hakim, Psikolog, dan Rohayanti Pellupesi, Psikolog. Keduanya memimpin proses asesmen psikologis dengan menggunakan alat ukur standar yang mencakup aspek kepribadian, stabilitas emosi, dan kesiapan kerja.
Ditambahkannya, kegiatan ini bukan untuk menilai siapa yang lebih baik, melainkan untuk memberikan ruang refleksi bagi tenaga medis agar lebih mengenali kondisi dirinya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan rutin minimal dua kali setahun,” katanya.
Tes psikologi tersebut juga menjadi bagian dari penguatan sistem manajemen SDM RSUD Fakfak yang berorientasi pada mutu layanan. Dengan dukungan tim psikolog profesional, rumah sakit berupaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, harmonis, dan produktif.
Sumber : Media online rri.co.id