News

Tingkatkan Kompetensi Tangani Kegawatdaruratan, 25 Perawat Tapsel Ikuti Pelatihan BTCLS

Oleh Admin Kamis, 13 November 2025
Tingkatkan Kompetensi Tangani Kegawatdaruratan, 25 Perawat Tapsel Ikuti Pelatihan BTCLS

Infokom DPP PPNI - Kerja sama Dinas Kesehatan di wilayah Indonesia kembali diterapkan dengan pihak terkait dalam upaya meningkatkan kompetensi bagi tenaga kesehatan khususnya Perawat.

Berkaitan itu sebanyak 25 Perawat dari 17 Puskesmas di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara mengikuti Pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) yang digelar oleh Dinas Kesehatan Tapsel bekerja sama dengan PT Agincourt Resources (PTAR) dan CV Edwin Cipta Kompetensi.

Kegiatan berlangsung di Syaakirah The View, Aek Sabaon, Kecamatan Marancar, mulai Selasa (11/11) hingga 16 November 2025, dengan tujuan meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam memberikan pertolongan pertama pada pasien trauma dan kegawatdaruratan jantung sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Tapsel, Sri Khairunnisah, menyebut pelatihan BTCLS menjadi langkah strategis memperkuat kesiapsiagaan tenaga medis di lini terdepan.

“Pelatihan ini bukan hanya penting, tetapi menyelamatkan nyawa. Dengan kemampuan BTCLS, tenaga kesehatan mampu menstabilkan pasien dan mencegah risiko fatal,” tegasnya, sesuai yang diliris metrodaily.jawapos.com.

Ia menambahkan, keterampilan kegawatdaruratan harus menjadi kompetensi dasar setiap tenaga kesehatan, terutama di Puskesmas yang menjadi garda terdepan layanan publik.

“Pengetahuan dari pelatihan ini hendaknya diterapkan di tempat tugas masing-masing demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Dukungan penuh dalam kegiatan ini datang dari PT Agincourt Resources (PTAR) sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang kesehatan.

Senior Manager Community PTAR, Christine Pepah, menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang tetap bersemangat mengikuti pelatihan meski cuaca tidak bersahabat.

“Kami secara rutin mendukung program peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Melalui pelatihan seperti ini, kami berharap kompetensi para perawat terus berkembang, terutama dalam penanganan situasi darurat,” ungkap Christine.

Christine menegaskan, pelatihan BTCLS merupakan bentuk nyata kontribusi PTAR dalam memperkuat sistem layanan kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pertolongan cepat dan tepat saat menghadapi kondisi gawat darurat,” tambahnya. 

Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan fasilitas kesehatan tingkat Puskesmas, meningkatkan keterampilan tenaga medis dalam penanganan kegawatdaruratan, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Tapsel yang membutuhkan layanan darurat dengan cepat dan profesional. (IR)


Sumber : Media online metrodaily.jawapos.com