Infokom DPP PPNI - Dalam suasana khidmat dan penuh renungan, delegasi dari Serikat Pekerja Medis Vietnam, yang dipimpin oleh Dr. Nguyen Luong Tam, Presiden Serikat Pekerja Medis Vietnam, mengunjungi dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Perawat NTC (46 tahun), 19 Januari 2026, mantan perawat Departemen Urologi dan Dialisis, Rumah Sakit Persahabatan) di rumahnya di komune Dong Anh, Hanoi.
Perawat tersebut meninggal dunia setelah sakit parah, meninggalkan jejak mendalam melalui tindakan tanpa pamrihnya mendonorkan organ untuk menyelamatkan nyawa.

Kunjungan itu berlangsung di rumah keluarga perawat tersebut dalam suasana sederhana dan hangat. Di depan altar almarhumah, anggota delegasi dengan hormat mempersembahkan dupa, mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada seorang pekerja kesehatan yang berdedikasi yang telah mencurahkan hati dan jiwanya untuk perawatan dan pengobatan pasien dan terus memberikan kehidupan bahkan setelah kematiannya.
Di rumah perawat tersebut, Dr. Nguyen Luong Tam menyerahkan Sertifikat Penghargaan dari Komite Eksekutif Serikat Pekerja Medis Vietnam kepada perwakilan keluarga perawat. Menurut Dr. Nguyen Luong Tam, ini adalah pengakuan terhadap anggota serikat pekerja yang patut dicontoh, pekerja yang berdedikasi, dan simbol kepedulian, tanggung jawab sosial, serta pengorbanan tanpa pamrih dari staf medis Vietnam.
Selama masa kerjanya di Departemen Nefrologi dan Dialisis, Rumah Sakit Friendship, perawat NTC selalu sangat dihargai oleh rekan-rekannya karena rasa tanggung jawab dan dedikasinya kepada pasien, terutama dalam lingkungan kerja yang intensif, sering kali menangani kasus-kasus berat dan perawatan yang berkepanjangan. Ia tidak hanya berdedikasi pada profesinya, tetapi juga menjadi tulang punggung keluarga, membesarkan dua anak yang saat ini masih bersekolah.
Tragedi terjadi ketika Ibu NTC menderita pendarahan otak dan dirawat di Pusat Stroke di Rumah Sakit Pusat Militer 108. Meskipun para dokter dan perawat telah berupaya maksimal, kondisinya terlalu parah, dan beliau tidak dapat diselamatkan.
Pada saat duka ini, keluarganya mengambil keputusan yang manusiawi untuk mendonorkan organnya guna menyelamatkan pasien lain yang menunggu transplantasi organ. Donor organ tersebut berlangsung pada sore hari tanggal 12 Januari, melanjutkan perjalanan penyelamatan nyawa seorang perawat dengan cara yang paling istimewa dan mulia.
Ketua Serikat Pekerja Kesehatan Vietnam mengungkapkan rasa haru dan apresiasinya atas tindakan mulia ini. Beliau menegaskan bahwa ini bukan hanya sumber kebanggaan bagi keluarga dan Rumah Sakit Persahabatan, tetapi juga contoh cemerlang etika medis, belas kasih, dan pengabdian kepada masyarakat dari mereka yang bekerja di bidang profesi medis.
Perwakilan keluarga dengan penuh emosi menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan tepat waktu dari Serikat Pekerja Medis Vietnam, Serikat Pekerja Rumah Sakit Persahabatan, dan rekan-rekan. (IR)
Sumber : Media online www.vietnam.vn