News

Upaya Dinkes Sulbar Jadikan Perawat Tangguh Hadapi Kegawatdaruratan dan Bencana

Oleh Admin Rabu, 5 November 2025
Upaya Dinkes Sulbar Jadikan Perawat Tangguh Hadapi Kegawatdaruratan dan Bencana

Infokom DPP PPNI - Melalui berbagai upaya telah dilaksanakan oleh dinas terkait untuk meningkatkan kompetensi SDM kesehatan.

Untuk itulah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bagi 50 Perawat dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan ini berlangsung dalam dua angkatan, angkatan pertama dilaksanakan pada 31 Oktober hingga 3 November 2025 di Hotel Prima Makassar.

Pelatihan ini merupakan kerja sama antara Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Brigade Siaga Bencana Kawasan Timur Indonesia (BSB KTI 1), dan Balai Besar Kesehatan Paru (BBKP) Makassar.

Upaya ini sejalan dengan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang digagas oleh Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia kesehatan yang terampil, tangguh, dan siap siaga dalam penanganan kegawatdaruratan serta bencana.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menyiapkan tenaga kesehatan yang kompeten dalam penatalaksanaan gawat darurat.

“Setiap rumah sakit dan puskesmas harus memiliki tenaga perawat dengan sertifikat BTCLS yang masih berlaku, agar pelayanan kegawatdaruratan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan profesional,” ungkpnya, sesuai yang diliris berita.sulbarprov.go.id.

Dari salah satu peserta pelatihan menyebutkan, kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dalam menghadapi situasi darurat di lapangan dan memperkuat koordinasi antarprofesi dalam pelayanan gawat darurat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Samsul Samad, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Barat, yang memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan kapasitas tenaga kesehatan daerah.

“Kami mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan yang terus meningkatkan kompetensi SDM kesehatan. Ini menjadi investasi penting bagi keselamatan masyarakat Sulawesi Barat,” imbuh Samsul. (IR)


Sumber : Media online berita.sulbarprov.go.id