Infokom DPP PPNI - Penyebaran tenaga medis dan tenaga kesehatan di wilayah Indonesia masih belum merata, bahkan ada yang sampai berkurang.
Untuk diketahui bahwa Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, masih menghadapi kekurangan ratusan tenaga Perawat. Kekurangan tersebut terjadi di seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit hingga puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Nunukan, Hj. Miskia, mengatakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan masih membutuhkan sekitar delapan hingga 10 Perawat. Ia menegaskan kebutuhan tenaga kesehatan ini mendesak mengingat layanan kesehatan terus meningkat.
Puskesmas dan RSUD Nunukan Masih Kekurangan Perawat
“Perawat memang kita masih kekurangan banyak karena di rumah sakit pun itu masih kurang sekitar delapan sampai sepuluh orang,” jelasnya, Sabtu (22/11/2025), sesuai yang diliris rri.co.id.
Dijelaskannya bahwa kekurangan juga terjadi di puskesmas, terutama yang membukan layanan UGD. Puskesmas tersebut membutuhkan lebih banyak perawat karena harus menerapkan sistem kerja shift.
“Kalau ada UGD itu kan harus shift, jadi bergantian makanya kita masih butuh banyak memang,” ujarnya.
Disampaikannya juga, Puskesmas Pembantu (Pustu) saat ini sebagian besar hanya diisi oleh tenaga bidan. Idealnya, setiap Pustu memiliki minimal satu bidan dan satu perawat agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan optimal. (IR)
Sumber : Media online rri.co.id