Infokom DPP PPNI - Keterlibatan maupun kontribusi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dalam mengawal kebijakan Kementerian Kesehatan terus dilaksanakan terutama permasalahan pneumonia.
Pneumonia merupakan infeksi akut pada jaringan paru-paru yang sering disebut paru-paru basah yang menyebabkan kantung udara (alveoli) meradang dan dipenuhi cairan atau nanah.

Dalam mendukung hal tersebut, Kamis (26/2/2026), dimana DPP PPNI menghadiri kegiatan Finalisasi Draf Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) Tata Laksana Pneumonia Pada Anak.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kemenkes RI melalui zoom meeting.
Pada agenda tersebut, DPP PPNI menugaskan Chatarina Sri Haryanti selaku Anggota Departemen Pelayanan DPP PPNI).
Berikut poin penting pembahasan:
. Sinkronisasi tata laksana klinis pneumonia pada anak untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas nasional.
. Penyelerasan peran Perawat dalam implementasi asuhan keperawatan yang komprehensif sesuai standar PNPK.
. Penguatan kolaborasi interprofesi dalam penanganan pneumonia di fasilitas kesehatan.

Keterlibatan PPNI dalam perumusan PNPK ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa intervensi keperawatan selaras dengan standar medis nasional demi keselamatan pasien anak Indonesia. (IR)