News

Dokter & Perawat Datangi DPRD Sangihe, Tuntut Tunjangan Penghasilan Tak Dibayar Pemda

Oleh Admin Selasa, 3 Februari 2026
Dokter & Perawat Datangi DPRD Sangihe, Tuntut Tunjangan Penghasilan Tak Dibayar Pemda

Infokom DPP PPNI - Tuntunan tenaga kesehatan atas haknya yang belum diterima dan telah bekerja di pelayanan kesehatan kembali terjadi lagi.

Untuk itulah Ratusan tenaga kesehatan rumah sakit Liung Kendage Tahuna, Senin 2 Februari 2026 siang melakulan aksi demo di DPRD kabupaten Sangihe. Tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter dan perawat menuntut pembayaran tunjangan penghasilan yang tidak pernah di bayar pemerintah daerah.

"Kami sudah lama bekerja di RSUD Liung Kendage, tapi tunjangan penghasilan kami tidak di bayar" ucap peserta demo, sesuai yang diliris rri.co.id.   

Demo yang berlangsung tertib, diterima Komisi satu DPRD Sangihe. Pada pertemuan dengan Pemda, tenaga kesehatan dan DPRD Sangihe, komisi satu memintah agar pemda dapat mencari solusi menyelesaikan pembayaran tunjangan penghasilan tenaga kesehatan. 

Pemda Sangihe hadir menerima aspirasi tenaga kesehatan diantaranya Sekda Harry Wollf, Asisten Pemerintahan Johanis Pilat dan Kadis Kesehatan. Pada pertemuan itu, Sekda terkesan menolak pembayaran tunjangan kesejahteraan tenaga kesehatan RSUD Liung Kendage Tahuna.

"Saya serankan bapak ibu dapat berkarya di puskesmas" ungkap Sekda Harry Wollff.

Saran Sekda itu dibalas dengan suara riuh dari peserta demo, sebagai bentuk penolakan dari tenaga kesehatan rumah sakit Liung Kendage ahuna.

Walaupun sebagian besar tenaga kesehatan melakulan aksi demo di DPRD Sangihe, namun pelayanan kesehatan di rumah sakit milik pemda Sangihe, tetap berlangsung mormal. Sebelumnya di akhir tahun 2025, RSUD Liung Kendage melakulan aksi hampir serupa melalui media sosial, tapi dalam bentuk donasi untuk pembelian obat . (IR)


Sumber : Media online rri.co.id