Infokom DPP PPNI - Berbagai upaya yang diterapkan institusi pelayanan kesehatan demi meningkatkan layanan bagi pasien,
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Thaha Saifuddin Tebo terus memperkuat manajemen sumber daya manusia (SDM) pada tahun 2025 sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Tebo dan sekitarnya.

Sebagai rumah sakit daerah satu-satunya yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, RSUD Sultan Thaha Saifuddin memiliki peran strategis sebagai fasilitas rujukan utama bagi seluruh Puskesmas, klinik, dan fasilitas pelayanan kesehatan lain yang berada di wilayah Kabupaten Tebo.
Direktur Perusahaan RSUD Sultan Thaha Saifuddin, dr. Oktavienni, M.Ked.An., Sp.An, menyampaikan bahwa penguatan SDM menjadi prioritas penting rumah sakit dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
“RSUD Sultan Thaha Saifuddin merupakan rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Tebo. Oleh karena itu, manajemen SDM yang kuat menjadi kunci agar pelayanan kepada pasien dapat terus meningkat dan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas,” ujar dr. Oktavienni kepada Dewan Juri TOP BUMD Awards 2026, di Jakarta, secara online melalui aplikasi zoom meeting, di Jakarta, hari ini.
Hadir pula Vera wati afta, S.si, Apt selaku Kabid Pelayanan, diikuti Wahyu Hidayat, AMK (Kabid Penunjang), Lian Perdana, SH (Kasubbag Keuangan), Ns. Achmad Rozi, S.Kep (Kasubbag Perencanaan dan evaluasi), dan Ns. Emi Mailisna, S.Kep (Kasi Etika dan Mutu Keperawatan)
Menurut dr. Oktavienni, RSUD Sultan Thaha Saifuddin merupakan rumah sakit daerah satusatunya yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tebo, sehingga menjadi rujukan bagi fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di wilayah Kabupaten Tebo.
RSUD Sultan Thaha Saifuddin memiliki sejarah panjang dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Rumah sakit ini diresmikan pada 23 Juli 2004 oleh Gubernur Provinsi Jambi dengan nama RSUD Sultan Thaha Saifuddin.
Dalam mendukung operasional dan pelayanan kesehatan, RSUD Sultan Thaha Saifuddin pada tahun 2025 memiliki total 465 orang pegawai yang terdiri dari berbagai status kepegawaian.
“Pada tahun 2025, RSUD Sultan Thaha Saifuddin memiliki 465 pegawai, dengan rincian Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 228 orang, pegawai Kontrak Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sebanyak 193 orang, serta Tenaga Kerja Sukarela (TKS) sebanyak 44 orang,” jelas dr. Oktavienni.
Menurutnya, jumlah tersebut menjadi kekuatan besar dalam memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal, baik di bidang medis, keperawatan, penunjang medis, maupun tenaga administrasi.
Sebagai rumah sakit rujukan utama, RSUD Sultan Thaha Saifuddin menyadari pentingnya peningkatan kompetensi seluruh pegawai. Oleh karena itu, rumah sakit secara rutin melaksanakan program pelatihan baik internal maupun eksternal.
Sumber : Media online topbusiness.id