Infokom DPP PPNI - Momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang jatuh pada 12 November 2025 menjadi refleksi penting bagi tenaga kesehatan khususnya perawat di Kabupaten Nunukan. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Nunukan berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap status dan kesejahteraan perawat terutama yang masih berstatus honorer.
Ketua PPNI Kabupaten Nunukan Dedi Wahyono mengatakan perawat merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dan memiliki peran penting dalam menjaga serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Namun, hingga kini masih banyak perawat yang bekerja di rumah sakit dan puskesmas dengan status tenaga honorer.

“Pemerintah perlu memperhatikan nasib perawat honorer ini dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) baik melalui jalur PPPK maupun PNS,” ujar Dedi kepada RRI, Rabu (12/11/2025), sesuai yang diliris rri.co.id.
Dedi menegaskan, meski masih banyak keterbatasan para perawat di Kabupaten Nunukan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menilai semangat tersebut harus diimbangi dengan kebijakan pemerintah yang mendukung peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan.
“Melalui momentum Hari Kesehatan Nasional ke-61 ini, perawat akan terus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mewujudkan Indonesia yang sehat dan sejahtera,” tambahnya.
PPNI Kabupaten Nunukan berharap pemerintah pusat dan daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki status kepegawaian, memberikan pelatihan berkelanjutan, serta memastikan kesejahteraan perawat di seluruh Indonesia semakin baik. (IR)
Sumber : Media online rri.co.id