News

ToT Terintegrasi DPD PPNI Kota Palangka Raya: Upaya Perkuat Kapasitas OP & Selaraskan Proker

Oleh Admin Kamis, 19 Februari 2026
ToT Terintegrasi DPD PPNI Kota Palangka Raya: Upaya Perkuat Kapasitas OP & Selaraskan Proker

Infokom DPP PPNI - Dalam rangka memperkuat organisasi profesi sekaligus menyeleraskan program kerja selanjutanya, maka Training of Training (ToT) Terintegrasi menjadi salah satu pilihan bagi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk dilaksanakan.

Sehubungan itu PPNI Kota Palangka Raya melaksanakan ToT Terintegrasi bersama Dewan Pengurus Komisariat (DPK) se-Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (16/2/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas organisasi sekaligus menyelaraskan program kerja dari tingkat pusat hingga komisariat yang diikuti sebanyak 20 DPK.

Wijaya Atmaja Kasuma selaku Ketua PPNI Kota Palangka Raya mengatakan bahwa program yang telah disusun agar dapat dijalankan bersama oleh seluruh DPK di Kota Palangka Raya sehingga tercipta kesinambungan antara pusat, provinsi, daerah hingga komisariat.

“Ini sebenarnya turunan dari rapat kerja wilayah di provinsi. Hasilnya kami breakdown di tingkat pengurus daerah dan kami susun menjadi program kerja tahun 2026. Program kerja ini yang kita sampaikan ke 20 DPK se-Kota Palangka Raya agar dilaksanakan bersama-sama,” ungkap Wijaya, sesuai yang diliris kaltengpos.jawapos.com.

Diterangkannya, DPK merupakan Dewan Pengurus Komisariat yang berada di bawah kabupaten/kota dan tersebar di rumah sakit, puskesmas, institusi kesehatan maupun lembaga lainnya.

Lebih lanjut, Wijaya menekankan bahwa TOT kali ini juga berfokus pada pembaruan sistem yang sebelumnya pernah dilakukan di tingkat provinsi pada 2022 dan kabupaten pada 2023, namun masih banyak anggota yang belum sepenuhnya memahami pembaruan tersebut.

“Ada banyak update yang ternyata belum tersampaikan semua ke teman-teman DPK, termasuk pengurus sendiri. Maka hari ini kita refresh lagi dan latih kembali agar mereka nanti bisa mengajarkannya di DPK masing-masing,” katanya.

Ia menambahkan, setelah pelaksanaan tahap awal ini, PPNI Kota Palangka Raya akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala.

Pada kuartal ketiga dan kuartal terakhir 2026, pengurus daerah dijadwalkan melakukan kunjungan ke masing-masing DPK untuk memastikan implementasi sistem berjalan optimal.

Wijaya menyebut langkah ini penting agar kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan bersama.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Eko Prasetya, menyampaikan bahwa TOT terintegrasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus dalam pengelolaan organisasi, memperkuat pemahaman terhadap sistem informasi yang dinamis, serta mendorong konsolidasi internal antar DPK dan DPD.

“Besar harapan kami, saudara-saudara yang hadir di sini menjadi perpanjangan tangan lini pertama di komisariat sehingga tercipta komunikasi berjenjang yang lebih efektif, terstruktur, dan akurat,” tutupnya. (IR)


Sumber : Media kaltengpos.jawapos.com