News

Wabup Nasir Resmi Buka Musda III PPNI Lembata, Inginkan Perawat Optimal Manfaatkan Teknologi

Oleh Admin Rabu, 29 Oktober 2025
Wabup Nasir Resmi Buka Musda III PPNI Lembata, Inginkan Perawat Optimal Manfaatkan Teknologi

Infokom DPP PPNI - Dukungan pemerintah daerah terhadap peran dan penguatan organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) semakin direalisasikan.

Untuk itulah Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Selasa,(28/10/2025) di Ballroom Olimpic Lewoleba, NTT mengangkat tema “Sinergi Perawat dan Teknologi Kesehatan Menuju Transformasi Pelayanan Prima”.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Muhamad Nasir menyampaikan apresiasi kepada seluruh perawat yang telah mengabdikan diri tanpa kenal lelah dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan publik tidak lepas dari peran penting tenaga keperawatan.

“Elemen pemerintah tidak akan pernah bisa bekerja sendiri. Di balik keberhasilan pelayanan publik, ada pengabdian tulus para perawat yang menjadi bagian penting dari sistem kesehatan daerah,” ucapnya, sesuai yang diliris rri.co.id.

Wabup Nasir menekankan bahwa profesi perawat memiliki peran strategis dan menjadi pilar kemanusiaan untuk melayani seluruh lapisan masyarakat. Ia pun mengajak para perawat untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi di era kemajuan teknologi.

“Dunia ini tidak terbagi antara orang sukses dan tidak sukses, tetapi antara manusia pembelajar dan manusia yang berhenti belajar,” ucapnya tegas.

Ia juga menekankan pentingnya semangat life-long learning bagi seluruh tenaga kesehatan. Semangat ini dibutuhkan agar mereka mampu beradaptasi dengan transformasi digital yang terus berkembang.

“Teknologi hanyalah alat. Ia tidak menggantikan perawat, tetapi memperkuat dan mempermudah pelayanan. Namun di balik setiap monitor dan sistem informasi, tetap ada manusia yang membutuhkan kasih dan empati,” katanya.

Wabup Nasir berharap agar seluruh tenaga keperawatan dapat memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi dasar pelayanan. Ia juga mengingatkan jika Musda III PPNI menjadi momentum memperkuat solidaritas, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial perawat terhadap masyarakat.

“Perbedaan pandangan dalam organisasi adalah hal yang biasa, tapi jangan dijadikan alasan untuk terpecah. Justru dari perbedaan itu lahir kekuatan untuk membangun PPNI yang kokoh dan bermartabat,” imbuhnya.

Dengan semangat “Satu Hati, Satu Tekad untuk Kesejahteraan Bersama,” Musda III PPNI Lembata diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas dan transformasi profesi keperawatan di era digital. (IR)