News

Ni Luh Putu Sri Wirayuni Lantik PW IPOTI Bali: Jaga Soliditas, Tingkatkan Kompetensi & Berkontribusi

Oleh Admin Kamis, 24 September 2026
Ni Luh Putu Sri Wirayuni Lantik PW IPOTI Bali: Jaga Soliditas, Tingkatkan Kompetensi & Berkontribusi

Infokom DPP PPNI - Penguatan organisasi pada badan kelengkapan yang dimiliki Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) kembali terbentuk maupun jalankan regenerasi dari periode sebelumnya di tingkat wilayah/provinsi.

Berkaitan itu Pengurus Wilayah (PW) Himpunan Perawat Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (IPOTI) Bali periode 2026-2031 resmi dilantik, berlangsung di Tulip Jineng Resort Bali, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan ini dihadiri I Wayan Suardana selaku Sekretaris DPW PPNI Bali, Ketua PABOI (Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia) Bali I Wayan Suryanto Dusak, Ketua Pengurus Pusat (PP) IPOTI Ismaharjuni Islamuddin dan para undangan lainnya.

IPOTI Bali yang diketuai Ni Luh Putu Sri Wirayuni melantik langsung PW IPOTI yang baru, kemudian dilanjutkan dengan Pelatihan Keperawatan Orthopaedi Dasar (PKOD) 2026, berlangsung 3-6 September 2026.

Ni Luh Putu Sri Wirayuni dalam sambutannya mengatakan IPOTI Bali memiliki potensi besar yang perlu disatukan dan dikembangkan agar organisasi ini semakin maju serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Untuk itulah, pihaknya terus berkomitmen membangun dan memperkuat soliditas, kebersamaan, kompetensi, kolaborasi, serta jejaring antar anggota.

“Harapannya, ini dapat meningkatkan kontribusi dan pelayanan kesehatan,” ungkapnya, sesuai yang diliris baliekbis.com.    

Sri Wirayuni menginginkan agar seluruh anggota IPOTI Bali untuk menjaga kebersamaan dalam menjalankan organisasi maupun memberikan pelayanan.

“Mari kita berkolaborasi dan solid, jangan jalan sendiri-sendiri agar bisa maju,” harapnya.

Dijelaskannya, bahwa saat ini perawat orthopaedi di Bali yang tercatat sekitar 50 orang. “Target kami ke depannya setiap tahunnya terdata 100 orang. Kasus orthopaedi ini banyak, jadi perawatnya harus banyak. Di Bali ada 18.000 perawat dan dari 18.000 itu tentu akan banyak perawat orthopaedi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PP IPOTI Ismaharjuni Islamuddin, berharap kepengurusan baru dapat membawa IPOTI semakin berkembang dan maju, termasuk dalam peningkatan kompetensi anggotanya.

Menurutnya, pemerataan keilmuan diprioritaskan, sehingga terdapat kesetaraan kompetensi. Dengan demikian, pelayanan keperawatan dapat diberikan secara profesional dan maksimal sehingga menghasilkan pelayanan yang semakin baik.

Sedangkan Ketua PABOI I Wayan Suryanto Dusak, mengatakan keterampilan perawat ortopedi sangat menentukan dalam membantu dokter melakukan operasi.

Dirinya berharap dengan adanya pelantikan pengurus HIPOTI Bali ini, kerja sama antara spesialis ortopedi dengan perawat ortopedi akan semakin ditingkatkan agar pelayanan terhadap pasien menjadi lebih sempurna, menjadi lebih bagus.

I Wayan Suardana juga menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan IPOTI Bali periode 2026-2031 merupakan langkah strategis, dan berharap ke depan IPOTI Bali dapat semakin memperkuat dukungan terhadap para Perawat sekaligus membangun kolaborasi dengan profesi kesehatan lainnya.

Ketua Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Denpasar ini juga menegaskan pentingnya dalam memperkuat kerja sama dan mendorong kemajuan organisasi serta pelayanan kesehatan yang optimal. (IR)


Sumber: Media online baliekbis.com