News

Dinkes Barito Utara Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tim Ambulance Bagi Nakes di Fasyankes

Oleh Admin Kamis, 24 September 2026
Dinkes Barito Utara Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tim Ambulance Bagi Nakes di Fasyankes

Infokom DPP PPNI - Melalui berbagai kesempatan telah dilaksanakan oleh pihak terkait dalam meningkatkan kompetensi bagi tenaga kesehatan (nakes) untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan.

Untuk itulah Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tim Ambulance Gawat Darurat bagi tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Aula Kecamatan Teweh Tengah, Kalimantan Tengah, Rabu (23/9), merupakan upaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kegawatdaruratan, khususnya dalam pelayanan ambulans di fasilitas pelayanan kesehatan.

Simamoraturahman selaku Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara melalui Sekretaris Dinas Kesehatan, Zero Sota Rosadi, menyampaikan bahwa pelayanan kegawatdaruratan merupakan salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, kondisi gawat darurat membutuhkan respons yang cepat, tepat, terkoordinasi dan sesuai dengan standar pelayanan. Keterlambatan dalam memberikan pertolongan dapat berdampak serius terhadap kondisi dan keselamatan pasien.

“Ambulans gawat darurat bukan hanya berfungsi sebagai alat transportasi pasien, tetapi juga merupakan bagian dari pelayanan medis yang harus mampu memberikan pertolongan dan mempertahankan kondisi pasien selama proses evakuasi maupun perjalanan menuju fasilitas pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Dijelaskannya, untuk mendukung pelayanan tersebut diperlukan tim ambulans gawat darurat yang memiliki kompetensi, keterampilan, kesiapsiagaan, kemampuan komunikasi serta kemampuan bekerja sama secara efektif dalam menghadapi berbagai kondisi kegawatdaruratan.

Pelatihan yang dilaksanakan pada 21 hingga 25 September 2026 tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan penilaian awal pasien, memberikan pertolongan kegawatdaruratan, melakukan stabilisasi pasien, evakuasi secara aman, serta komunikasi dan koordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan tujuan rujukan.

Selain kompetensi teknis, Zero menekankan pentingnya kekompakan tim. Setiap anggota memiliki peran dan tanggung jawab yang saling berkaitan sehingga kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat perlu terus dilatih.

“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini peserta tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan secara teori, tetapi mampu menerapkan kompetensi yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di fasilitas pelayanan kesehatan masing-masing,” ucapnya, sesuai yang diliris mediadayak.id.

Selain itu diingatkannya, bahwa keselamatan pasien harus menjadi salah satu prioritas utama dalam pelayanan kesehatan. Karena itu, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, termasuk dalam pelayanan kegawatdaruratan dan transportasi medis, perlu dilakukan secara berkelanjutan. (IR)


Sumber: Media online mediadayak.id