Infokom DPP PPNI - Upaya terus dilakukan secara periodik dalam mengatasi permasalahan stunting di tanah air.
Salah satunya melalui kegiatan Rembug Stunting Desa Dalung, Kec Kuta Utara, Kab Badung, Bali Tahun 2026 pada Senin (9/2/2026) berlangsung di Ruang Rapat Kantor Desa Dalung. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Desa Dalung I Made Trimayasa bersama undangan lainnya, dan pihak terkait.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi antar pemangku kepentingan desa dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting, melalui pembahasan kondisi stunting di Desa Dalung serta perumusan langkah strategis kedepannya dan komitmen bersama guna meningkatkan kesehatan dan kualitas gizi masyarakat Desa Dalung khususnya bagi Balita.
Ni Kadek Artiningsih, menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan RI hingga saat ini berkomitmen untuk menurunkan dan mencegah angka stunting di setiap daerah. “Kementerian Kesehatan mendorong 11 program intervensi yang ditujukan untuk pencegahan dan percepatan penurunan stunting, mulai dari remaja putri, ibu hamil, hingga balita,” ujarnya.
Untuk remaja putri, program ini mencakup screening anemia, konsumsi tablet tambah darah, pemeriksaan kehamilan, dan konsumsi tablet zat besi untuk mendukung kesehatan reproduksi dan persiapan kehamilan yang sehat.
Selanjutnya, bagi ibu hamil, program intervensi menekankan pemberian makanan tambahan bagi mereka yang mengalami kekurangan energi kronis, guna memastikan pertumbuhan janin optimal.
"Untuk balita, intervensi meliputi pemahaman mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak, pemberian ASI eksklusif untuk bayi usia 0-6 bulan, pemberian MPASI yang kaya protein hewani, tata laksana balita dengan masalah gizi, serta peningkatan cakupan dan perluasan imunisasi," jelasnya.
Selain itu, Artiningsih turut menekankan bahwa rangkaian program ini penting untuk membentuk generasi sehat dan cerdas, sekaligus mendukung target nasional dalam penurunan angka stunting. (IR)
Sumber: Media online desadalung.badungkab.go.id