News

Pemkab Tolikara Kirim 10 Calon Perawat Ke Sumut: Untuk Siapkan SDM Kesehatan Berkompeten

Oleh Admin Kamis, 29 Oktober 2026
Pemkab Tolikara Kirim 10 Calon Perawat Ke Sumut: Untuk Siapkan SDM Kesehatan Berkompeten

Infokom DPP PPNI - Peran pemerintah daerah untuk menambah sumber daya manusia kesehatan di wilayahnya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.

Sehubungan itu Pemerintah Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, memberangkatkan 10 putra-putri daerah untuk melanjutkan pendidikan Diploma Tiga (D3) Keperawatan di Akademi Keperawatan HKBP Balige, Sumatera Utara.

Pelepasan calon mahasiswa tersebut berlangsung di SD Negeri Karubaga, Kabupaten Tolikara, Senin (6/10/2026).

Bupati Tolikara Willem Wandik berpesan agar para calon mahasiswa memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut dengan serius dan penuh tanggung jawab.

Dikatakannya, keberangkatan mereka bukan sekadar untuk memperoleh ijazah, melainkan juga untuk membekali diri dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang nantinya dapat digunakan untuk melayani masyarakat Tolikara.

“Jangan hanya pulang membawa ijazah. Bawa ilmu, keterampilan, dan kompetensi untuk melayani masyarakat Tolikara,” terang Bupati Willem, sesuai yang dikutip opsi.id.  

Willem menjelaskan bahwa pendidikan keperawatan tidak hanya bertujuan membentuk kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter dan kesiapan peserta didik untuk menjalankan tugas sebagai tenaga kesehatan.

Karena itu, ia meminta seluruh calon mahasiswa agar bersungguh-sungguh selama menjalani pendidikan dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan pemerintah daerah.

Menurutnya, para peserta diharapkan kembali ke Tolikara setelah menyelesaikan pendidikan untuk mengambil bagian dalam peningkatan pelayanan kesehatan, termasuk bagi masyarakat di wilayah pelosok.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tolikara, Oktovianus Yeimo, mengingatkan para calon mahasiswa agar menjaga kesehatan selama mengikuti pendidikan di Sumatera Utara.

Dijelaskannya, persiapan keberangkatan tidak hanya berkaitan dengan seleksi akademik, tetapi juga pemeriksaan kesehatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kendala yang dapat menghambat proses pendidikan.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, kata dia, sejumlah pelajar yang melanjutkan pendidikan ke luar daerah menghadapi persoalan kesehatan sehingga proses studi mereka terganggu.

Karena itu, pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu tahapan penting sebelum para calon mahasiswa diberangkatkan.

Oktovianus juga mengingatkan para peserta agar menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemerintah daerah, belajar dengan tekun, serta menyelesaikan pendidikan sesuai target waktu.

Ia berharap kesempatan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan diri dan mempersiapkan masa depan sebagai tenaga kesehatan.

Pemberangkatan 10 calon mahasiswa D3 Keperawatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menyiapkan tenaga kesehatan yang berasal dari putra-putri daerah sendiri.

Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diharapkan kembali ke Kabupaten Tolikara dan berkontribusi dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.

Melalui program pendidikan tersebut, Pemkab Tolikara berharap lahir tenaga-tenaga keperawatan yang memiliki kompetensi, disiplin, dan komitmen untuk mengabdi di daerah asal. (IR)


Sumber: Media online opsi.id