Infokom DPP PPNI - Berbagai edukasi maupun pengalaman yang bermanfaat untuk rekan se- profesi kembali direalisasikan.
Berkaitan itu Alumnus Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Hasanuddin (Unhas), Almaidah hadir sebagai pemateri pada kegiatan Sharing Session FKep Unhas. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (30/6/2026).

Almaidah dalam pemaparannya, membagikan pengalamannya berkarier sebagai Perawat di Inggris. Ia menjelaskan bahwa calon perawat harus memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Inggris dan mengikuti serangkaian ujian sebelum dapat bekerja.
“Calon Perawat harus memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Inggris, menyiapkan dokumen, mendaftar ke Nursing and Midwifery Council (NMC), mengikuti ujian Computer Based Test (CBT) dan Objective Structured Clinical Examination (OSCE), lalu kemudian memperoleh PIN sebagai registered nurse,” ungkapnya, sesuai yang diliris identitasunhas.com.
Diterangkannya juga dua pilihan tes kemampuan bahasa Inggris, yaitu International English Language Testing System (IELTS) dan Occupational English Test (OET). Ia menilai OET lebih sesuai bagi tenaga kesehatan karena materi ujiannya berfokus pada bidang kesehatan, meski biayanya lebih mahal daripada IELTS.
Mengakhiri pemaparannya, Almaidah menjelaskan bahwa bekerja sebagai Perawat di Inggris menawarkan berbagai peluang, tetapi juga memiliki tantangan, seperti tingginya biaya hidup dan persaingan kerja. Karena itu, ia mendorong mahasiswa mempersiapkan kemampuan bahasa, dokumen, dan kompetensi sejak dini untuk berkarier di luar negeri.
“Kalau ingin bekerja di luar negeri, jangan takut mencoba. Persiapkan kemampuan bahasa, lengkapi persyaratan, dan manfaatkan setiap kesempatan yang ada,” pungkasnya. (IR)
Sumber: Media online identitasunhas.com