Infokom DPP PPNI - Peluang Perawat dalam memperebutkan pucuk pimpinan pada layanan kesehatan semakin terbuka lebar dengan mengikuti kompetensi yang disediakan pihak terkait.

Untuk itulah adanya pengisian jabatan Kepala Puskesmas lingkup Pemerintah Kota Makassar sedang bergulir, sebanyak 78 peserta telah mengikuti Uji Kompetensi (Ukom) dari Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar.
Tahun ini, peserta UKOM berasal dari berbagai latar belakang tenaga kesehatan. Kepala BKPSDMD Makassar, Kamelia Thamrin Tantu menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan arahan Wali Kota Makassar agar seleksi tidak dibatasi hanya untuk profesi dokter.
Mereka yang ikut seleksi terdiri dari dokter 29 orang. Selanjutnya dokter gigi 18, Perawat 10, bidan 2, pengelola data 1, tenaga promosi kesehatan 3, dan sanitasi 3.
"Jadi tidak semuanya dokter, bermacam-macam,” ucap Kamelia Thamrin Tantu di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani Selasa (3/3/2026).
Kata Kamelia, skema ini tergolong baru. Sebelumnya, persyaratan kepala puskesmas umumnya hanya diperuntukkan bagi dokter.
“Baru kali ini seperti ini. Dulu-dulu itu biasanya persyaratannya dokter,” katanya.
Pasca Ukom, peserta akan mengikuti tahapan wawancara. BKPSDMD akan membentuk tim untuk melakukan wawancara terhadap calon kepala puskesmas tersebut.
Para pelamar akan mengisi 47 jabatan Kepala Puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan. Kata Kamelia, seleksi dilakukan untuk melakukan penyegaran jabatan kepala puskesmas.
Selain itu mengisi posisi yang kosong, sejumlah pejabat akan dirolling untuk meningkatkan efektivitas pelayanan. (IR)
Sumber: Media online makassar.tribunnews.com