News

Dubes Korsel & Dinas Pendidikan Sumut Gelar Sosialisasi Peluang Karir Perawat Lansia Bagi WNA

Oleh Admin Kamis, 8 Oktober 2026
Dubes Korsel & Dinas Pendidikan Sumut Gelar Sosialisasi Peluang Karir Perawat Lansia Bagi WNA

Infokom DPP PPNI - Peluang tenaga Perawat untuk berkarir ke mancanegara semakin terbuka dan mendapatkan dukungan dari pemerintah maupun pihak terkait.

Sehubungan itu Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara mengadakan sosialisasi daring mengenai peluang karir Perawat lansia bagi warga negara asing pada Rabu (30/9/2026).

Seperti dilansir dari Investor Daily, sebanyak 1.000 peserta yang mewakili 300 SMA dan SMK se-Sumatera Utara berpartisipasi dalam agenda yang diselenggarakan guna menjembatani kebutuhan tenaga kerja tersebut.

Integrasi antara tingginya kebutuhan tenaga keperawatan di Korea Selatan dan melimpahnya potensi talenta unggul Indonesia dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat pertukaran sumber daya manusia kedua negara.

"Menghubungkan kebutuhan Korea akan tenaga di bidang perawatan lansia dengan talenta unggul Indonesia dapat menjadi peluang baru bagi kerja sama kedua negara di bidang ketenagakerjaan," ungkap Yoon Soon-gu, Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, yang juga dikutip koridor.co.id.

Pemerintah Korea Selatan telah menambahkan profesi tenaga perawatan lansia ke dalam kategori visa Specific Activities (E-7) sejak 2024 untuk memberikan kepastian hukum serta kemudahan jalur karir. Melalui skema tersebut, mahasiswa asing lulusan dari 21 perguruan tinggi yang ditunjuk sebagai lembaga pembinaan resmi di Korea Selatan dapat langsung terserap ke pasar kerja fasilitas perawatan lansia setempat.

Pihak Kedubes Korea Selatan turut memaparkan petunjuk teknis terkait proses studi, tahapan ujian sertifikasi, hingga ketentuan status izin tinggal kepada para peserta sosialisasi. Sesi diskusi interaktif juga dihadiri oleh Konsul Kehormatan Korea Selatan di Sumatera Parlindungan Purba, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Alexander Sinulingga, serta Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Sumatera Utara Afrizal Sihotang.

Upaya ini diambil mengingat Korea Selatan sedang mengalami fenomena super-aged society dengan peningkatan populasi lansia yang pesat serta penurunan angka kelahiran domestik. Program penyaluran tenaga kerja melalui jalur visa E-7 menjadi solusi saling menguntungkan bagi Korea Selatan dalam memenuhi kebutuhan medis-sosial sekaligus menyediakan jalur karir internasional yang legal bagi lulusan Indonesia. (IR)

Sumber: Media online koridor.co.id