Infokom DPP PPNI - Pemenuhan maupun penyebaran tenaga kesehatan di wilayah tanah air masih terkendala akibat keterbatasan anggaran yang berkurang.
Melalui keterbatasan anggaran dan regulasi rekrutmen tenaga kesehatan masih menjadi tantangan dalam pemenuhan sumber daya manusia kesehatan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kondisi ini berdampak pada belum meratanya penempatan tenaga kesehatan di sejumlah fasilitas pelayanan.

Junaidi selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan meski dihadapkan keterbatasan anggaran daerah dan aturan rekrutmen aparatur kewenangan pemerintah pusat.
Maka menurutnya, setiap pengadaan tenaga kesehatan harus menyesuaikan ketentuan sehingga daerah tidak dapat merekrut secara bebas.
"Pemenuhan tenaga kesehatan tidak hanya bergantung pada kebutuhan daerah, tetapi juga harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran serta regulasi yang berlaku. Karena itu, kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan tenaga kesehatan di Kabupaten Sanggau dapat terpenuhi secara bertahap," kata Junaidi dalam dialog RRI Sanggau Menyapa, Kamis 16 Juli 2026, sesuai yang diliris rri.co.id.
Diterangkannya, Dinas Kesehatan terus melakukan pemetaan kebutuhan tenaga kesehatan di seluruh puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan. Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar dalam menyusun usulan formasi serta menentukan prioritas penempatan tenaga kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal meskipun jumlah tenaga masih terbatas.
"Kami memaksimalkan tenaga kesehatan yang ada dengan melakukan pemerataan penempatan sesuai kebutuhan pelayanan. Harapannya, ketika peluang rekrutmen dibuka, kebutuhan yang telah dipetakan dapat segera dipenuhi sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin merata," katanya.
Disampaikannya, selain penambahan tenaga kesehatan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang telah bertugas juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Berbagai pelatihan dan pembinaan terus dilakukan agar kualitas pelayanan kesehatan tetap terjaga meskipun menghadapi keterbatasan jumlah personel di lapangan.
Junaidi berharap dukungan pemerintah pusat melalui kebijakan rekrutmen yang lebih fleksibel serta penguatan alokasi anggaran dapat membantu daerah memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan. Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pelayanan kesehatan di Kabupaten Sanggau diharapkan semakin merata, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat hingga ke wilayah terpencil. (IR)
Sumber : Media online rri.co.id